Layanan Kezka Printing

Ukuran dan Jenis Bahan Kain Untuk Printing

Ukuran dan Jenis Bahan Kain Untuk Printing

Ada berbagai jenis kain yang ada di pasaran. Jika Anda ingin yang unik untuk berbagai produk yang Anda inginkan, maka bisa memilih jenis kain printing. Jenis kain ini sendiri adalah kain yang memiliki corak tertentu. Anda bisa pesan di jasa printing dimana ada juga bantuan dari tim desain untuk membantu Anda merealisasikan desain pada kain. Ukuran dan warna serta jenis material kain untuk printing juga sangat beragam.


Anda Butuh Informasi Price List Kami Terbaru dan Terupdate?


Pada proses pemberian warna maupun motif pada kain ini dilakukan dengan membuat dulu cetakan atau desain motif. Proses yang sering dilakukan adalah dengan printing sublime yang memerlukan kertas transfer dan mesin heatpress serta tinta yang berkualitas.

Ukuran yang Umum dan Biasa Digunakan Untuk Printing Kain

Ukuran yang Umum dan Biasa Digunakan Untuk Printing Kain

Selain motifnya yang beragam, ukuran kain printing sendiri juga sangat beragam. Anda bisa memilihnya sesuai dengan tujuan penggunaan. Misalnya untuk kain printing hijab, maka ukurannya akan berbeda dengan printing sajadah atau mukena. Produk dengan tambahan printing sendiri banyak dicari karena desain yang unik dan tidak pasaran. Di bawah ini adalah ukuran dan warna serta jenis material kain untuk printing yang bisa Anda temui :

Lebar 120 dan 150 cm untuk Ukuran Kain yang Umum Digunakan

Ukuran kain dengan lebar 120 dan 150 cm adalah yang paling umum digunakan. Anda bisa menggunakan jenis kain untuk lalu dicetak dengan menggunakan digital printing lalu bisa disulap menjadi kaos, hijab maupun produk lainnya. Kain yang telah disertai printing ini juga bisa di bisa cutting atau dipotong menjadi masker atau hijab sesuai dengan keinginan.

Ukuran 110×110 cm dan 115×115 cm

Untuk ukuran lainnya yang umum digunakan pada hijab, kerudung dan jilbab printing adalah 110×110 cm dan 115×115 cm. Jilbab ini berbentuk persegi dan banyak dicari oleh penggunan hijab. Ukuran ini termasuk standar dan banyak digunakan oleh para muslimah. Untuk ukuran ini, bahan voal adalah salah satu yang banyak digunakan karena murah dan nyaman digunakan. Bahan  ini juga cocok untuk aplikasi printing berbagai motif dan warna.

Ukuran Material Bahan Kain 45×95 cm Untuk Sajadah

Salah satu penggunaan kain printing adalah untuk sajadah. Jika Anda ingin menyematkan printing pada sajadah, maka pilihan kain yang bisa digunakan adalah 45×95 cm. Umumnya, kain ini mudah dilipat sehingga cocok untuk digunakan sebagai sajadah traveling. Warnanya juga sangat beragam dan Anda juga bisa menyematkan nama brand sendiri jika ingin dipasarkan atau dijual kembali.

Ukuran Bahan Kain Untuk Mukena

Untuk membuat mukena, maka diperlukan kain yang lebih lebar daripada pembuatan hijab printing maupun sajadah printing. Umumnya, kain yang sering digunakan memiliki ukuran 4 yard atau 3,6 meter. Bagi produsen mukena, jika ingin mengeluarkan produk yang lebih unik lagi, maka bisa memilih jenis mukena printing. Jenis motifnya bisa ditentukan sendiri sesuai dengan trend yang ada di pasaran saat ini.

Warna Material Bahan Kain untuk Printing

Warna Material Bahan Kain untuk Printing

Setelah mengetahui ukuran kain yang digunakan untuk printing, maka Anda juga harus mengetahui warna apa yang cocok agar hasil printing bisa maksimal. Pemilihan warna juga bisa mempengaruhi kecerahan warna yang akan dihasilkan nantinya.

Salah satu warna yang sangat direkomendasikan agar bisa di aplikasikan printing adalah warna BW atau Broken White. Jenis warna ini bukan warna putih bersih namun ada sedikit campuran kuning keabu-abuan. Lalu, apakah bisa menggunakan kain berwarna putih?

Kain yang berwarna putih bisa menjadi warna dasar pada proses printing, namun hasilnya akan kurang maksimal. Sebaliknya, warna BW akan menghasilkan corak yang lebih baik sebagai warna dasar kain sebelum diaplikasikan digital printing.

Jenis Material Bahan Kain Untuk Printing

Jenis Material Bahan Kain Untuk Printing

Untuk aplikasi printing pada kain, tidak semua jenis bahan bisa digunakan. Pemilihan bahan yang tepat bisa membuat tinta menyerap sempurna, serta produk akan lebih nyaman digunakan. Umumnya, ada beberapa jenis kain seperti halnya satin, satin velvet, silk satin, kanvas, chiffon, dan ada juga jenis kain jersey untuk printing. Penggunaan kain ini sendiri nantinya akan berdasarkan penggunaan, seperti hanya mukena, hijab, sajadah, dan produk lainnya.

Jenis Kain untuk Hijab Printing

Hijab printing adalah jenis hijab dengan tambahan corak atau motif yang menarik. Jenis kain yang digunakan sangat beragam yang juga menawarkan kenyamanan saat memakainya.

Yang pertama adalah kain dengan ukuran 110×110 cm lebih cocok menggunakan jenis kain chiffon dan pine. Kain chiffon sendiri merupakan kain yang cenderung tipis dan ringan. Anda juga bisa menyebutnya dengan nama kain sifon. Sedangkan kain pine merupakan kain yang nyaman digunakan sebagai hijab dan memiliki beragam warna. Kain ini termasuk material premium dan cocok untuk proses printing.

Yang kedua adalah kain untuk ukuran 115×115 cm yang bisa berupa kain voal premium, voal ultrafine, voal sahara, tryspant. Jenis voal premium merupakan kain yang memiliki tekstur lebih halus, jika dibandingkan jenis voal basic. Sedangkan untuk jenis voal utrafine adalah yang super nyaman dan salah satu yang terbaik. Untuk kain voal sahara, kualitasnya ada di atas voal ultrafine sehingga sudah tidak diragukan lagi soal kenyamanan yang ditawarkan.

Jenis Kain untuk Mukena Printing

Mukena printing memang memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis mukena lainnya. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, karena tinta dari proses printing bisa awet, dan tidak mudah luntur. Kualitasnya juga sudah tidak diragukan lagi. Apalagi, penggunaan kain yang nyaman dan tidak membuat gerah juga membuatnya menjadi mukena premium yang banyak dicari di pasaran.

Jenis kain yang sering digunakan untuk mukena printing sendiri adalah jenis armani silk yang terbagi menjadi beberapa jenis yaitu A, B, dan C. Untuk armani silk A memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan jenis B. Jadi, Anda bisa tentukan sendiri jenis kain untuk mukena yang akan diproduksi berdasarkan budget maupun kualitas yang ingin dijual kepada konsumen Anda.

Kain armani silk sendiri memiliki ciri khas berupa kain yang mengkilap, memiliki pigmentasi warna yang merata, serta bahannya lembut serta jatuh saat digunakan.

Jenis Kain untuk Sajadah Printing

Digital printing juga bisa diaplikasikan untuk produk sajadah yang membuatnya terlihat lebih mewah dan lebih mahal. Umumnya, jenis kain yang digunakan untuk produk sajadah adalah berupa satin velvet, moscrepe, dan wolfis.

Satin velvet sendiri merupakan kain polyester yang lembuat dan cenderung jatuh. Sedangkan kain moscrepe merupakan kain yang permukaan kainnya memiliki tekstur seperti kulit jeruk namun permukaan kain lmebut saat disentuh. Yang terakhir, kain wolfis merupakan kain yang dibuat dari campuran serat sutra, katun serta serat sintetis yang banyak digunakan untuk digital printing.

Saat ingin membuat produk dengan tambahan printing, maka ukuran dan warna serta jenis material kain untuk printing sangat penting untuk dipilih sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, pilih juga jasa printing sublime yang profesional dan berpengalaman seperti halnya di Kezka Printing. Di tempat Kami juga tersedia jasa laser cut yang sudah banyak digunakan oleh mitra Kami yang ada di Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *